Showing posts with label KISAH. Show all posts
Showing posts with label KISAH. Show all posts

Friday, 18 April 2014

KEMAJUAN MEDIS ISLAM : DARI SHAMPO SAMPAI OPERASI PLASTIK!

kemajuan kedokteran medis peradaban islam
kemajuan kedokteran medis peradaban islam

“Aduuuh, dok…hidung saya pesek gini… Tolong gedein deh dok, biar mancung dan keliatan cakep gitu loh!!”. Ribuan wanita di seluruh dunia sekarang menggantungkan perbaikan penampilan kepada operasi plastik – walau sebenarnya tujuan semula operasi ini adalah untuk memulihkan bentuk anggota tubuh yang rusak setelah kecelakaan. Tapi sedikit yang tahu, kalau sebenarnya dalam sejarah, operasi plastik adalah salah satu terobosan oleh ahli bedah muslim bernama Al Zahrawi, lebih dari 1000 tahun lalu.

Yup, teman-teman pembaca….Tanpa kita sadari, sebenarnya banyak sekali terobosan yang dibikin oleh kebudayaan Islam, termasuk medis. Rumah sakit, RSJ, kemoterapi, vaksinasi, ilmu psikiatri, pisau bedah, ilmu bedah, penyakit kanker dan tumor, efek placebo, destilasi, anestesia, sabun sulfur, badan pengawas obat (kayak BPOM atau FDA), sampai izin praktek dokter. Bahkan believe it or not, di salah satu perpustakaan kuno di Turki ditemukan manuskrip psikologi hewan! Alasannya, hewan sudah digunakan untuk percobaan lab pada masa Islam – sehingga keadaan mentalnya pun harus diperhatikan.

Berikut ini beberapa kontribusi Islam terhadap dunia kedokteran dan farmasi…


Izin Praktek, Kelayakan Edar Obat, dan Badan Pengawas Obat

(Bagaimana Pemerintah Islam Mencegah Malpraktek)

Pada masa khalifah Al Muqtadir, terjadi satu kasus malpraktek yang mengakibatkan kematian seorang pasien. Mendengar kasus itu, Khalifah langsung mengeluarkan sebuah perintah besar-besaran agar seluruh dokter di wilayah Islam mengikuti ujian untuk memperoleh izin praktek. Pada tahun pertama, 860 orang dokter dan calon dokter mengikuti ujian ini di Baghdad saja. Namun selanjutnya, ribuan peserta ikut secara beruntun di semua wilayah Islam.

Khalifah juga mendirikan departemen yang disebut Muhtasib yang bertugas mengurus dan mengeluarkan izin praktek dan semua aturannya. Muhtasib juga mengangkat tim dari orang-orang apoteker dan ahli farmasi berprestasi yang kemudian bertugas menjadi Quality Control obat-obatan yang beredar dan menentukan apakah obat baru yang keluar layak edar atau tidak. Tim ini juga langsung terjun ke lab-lab dan rumah sakit, untuk mengecek hal-hal seperti sanitasi dan kelayakan lab tempat produksi obat.

Jadi, sebenarnya FDA atau Badan POM sudah ada di kebudayaan Islam :) .

Bahkan, obat-obatan baru pun sebelum dicobakan kepada manusia dan melalui kelayakan beredar, harus melalui tes pada hewan percobaan. Hewan percobaan yang umum digunakan meliputi kuda, keledai, kera, sampai tikus. Sampai akhirnya, seorang ahli farmasi Hunayn bin Ishaq mengusulkan agar obat-obatan itu melalui satu tahap lagi setelah uji hewan, yakni uji klinis yang melibatkan sejumlah pasien yang bersedia jadi sukarelawan.

Bagaimana cara Islam saat itu menangani malpraktek?

Nah, teman-teman pembaca, ini dia. Di wilayah Islam, bila seorang pasien setelah diobati malah bertambah sakit atau meninggal, maka keluarga pasien bisa menuntut dokter yang bersangkutan dengan cara pergi ke Muhtasib sambil membawa kertas-kertas resep yang ditulis dokter itu. Muhtasib akan meneliti apakah resep-resep ini memang memenuhi syarat atau tidak, bahkan mengecek obat pasien ini bahannya layak atau tidak. Kalau dokter ini terbukti bersalah, maka hukuman menantinya mulai dari denda, penjara, sampai pencabutan izin praktek. Tapi kalau ternyata dokternya sudah benar, atau misalnya dari faktor pasien yang misalnya tidak patuh pantangan atau karena ia terlambat ditangani…maka dokter ini dibebaskan.

Bayangkan ya teman-teman pembaca…..hanya satu orang korban malpraktek saja sudah mengubah sejarah dunia medis, saking pekanya pemerintahan saat itu. Coba kalo di Indonesia, udah korban malpraktek menderita, eh pelakunya bebas aja tanpa bayar ganti rugi sedikitpun.

Pendidikan Kedokteran

Calon mahasiswa harus melewati ujian seleksi masuk yang cukup ketat untuk dapat diterima di sekolah kedokteran, meliputi kimia dan beberapa ilmu dasar lain.  Namun kimia adalah penentu utama di sini. Gagal di kimia berarti goodbye. Porsi teori dan praktek di dalam kuliah sangat fifty-fifty. Bahkan, rumah sakit-rumah sakit Islam dilengkapi dengan kelas mirip amphiteater untuk kuliah field trip para mahasiswa. Di sini para mahasiswa dipertemukan dengan dokter-dokter terbaik pada masanya, dan dibawa untuk mendiagnosis penyakit pasien. Enam hal yang harus dilaporkan mahasiswa dalam pengamatannya meliputi perilaku pasien, ekskresi, lokasi rasa sakit, adanya pembengkakan atau effuvia, karakteristik rasa sakit, sampai karakteristik kulit dan warna mata serta lidah.

Tak hanya itu, pada masa Islam pun mahasiswa kedokteran tahun terakhir juga diwajibkan untuk  PKL atau KKN di rumah sakit selama satu tahun sebelum melalui ujian akhir dan ujian izin praktek. Mahasiswa wajib melaporkan dan membandingkan kondisi lapangan dengan teori di buku. Ini adalah usulan Ar-Razi, yang kemudian diterima luas untuk meningkatkan kualitas dokter. (Tanpa lebai, bisa jadi PKL mahasiswa pertama dalam sejarah adalah di universitas Islam. :D )

Rumah Sakit dan RSJ

Rumah sakit Islam menerima pasien secara gratisan dan melayani segala macam pasien tanpa peduli agama, jenis kelamin, suku, dan status sosialnya. Bahkan, pasien pria dan wanita dipisahkan. Pasien pria ditangani dokter pria, dan pasien wanita ditangani dokter wanita. Ruang-ruang kamar pasien pun dipisahkan menurut jenis penyakitnya. Pada masa ini sudah ada para perawat, yang kebanyakan dari Sudan.

Rumah sakit jiwa sendiri diusulkan oleh Ibnu Sina (dan diterima pemerintah) di mana ia sendiri menyadari pentingnya psikiatri.  Ketika di Eropa orang-orang sakit jiwa masih dibakar hidup-hidup karena dianggap setan, orang-orang sakit jiwa di wilayah Islam diperlakukan sangat baik. RSJ memiliki fasilitas seperti pemandian, air mancur, taman, dan musik. Pada saat itu, para psikiater Islam menggunakan metode diet, terapi musik, dan konseling untuk mengobati berbagai penyakit jiwa. Baru-baru ini, Thee cukup tercengang karena metode diet ini digali lagi di Barat sebagai pengobatan alternatif psikiatri, dan tingkat kesembuhannya cukup tinggi.  Berbagai RSJ di wilayah Islam di antaranya di Maroko (800 M), Baghdad (705 M), Kairo (800 M), Damaskus dan Aleppo (1270 M).

Rumah sakit juga memiliki ruang konferensi dan perpustakaan dengan koleksi buku yang selalu di-update. Perpustakaan RS Tulum yang dibangun di Kairo tahun 872 M, memiliki 100.000 koleksi buku. Sebagai perbandingan, Universitas Mustansiriyya di Baghdad memiliki 80.000 volume, perpustakaan Cordoba 600.000 volume, sedangkan Kairo 2 juta dan Tripoli 3 juta buku. Bagaimana cara mensuplai buku sebanyak itu? Ya bayangin aja, karena mesin cetak belum ada, tentu saja ditulis tangan.

Selain itu, para pasien berpenyakit menular yang dirawat inap di RS diwajibkan membuang seluruh pakaian yang melekat di badan ketika ia masuk dan hanya memakai pakaian bersih khusus yang disediakan RS.

Tak hanya itu, mobile hospital telah ditemukan pada masa Islam. Rumah sakit berjalan ini digerakkan oleh kereta kuda melayani tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau, wilayah wabah, atau wilayah perang. Bahkan, penjara juga dikunjungi dokter 2 minggu sekali untuk menangani kesehatan para napi.

Untuk pertama kali dalam sejarah, RS-RS islam sudah menyimpan arsip riwayat medis dan kesehatan para pasiennya. Tak hanya itu, pasien yang tidak mampu pun diberi uang 5 keping emas setelah keluar rawat inap RS sehingga ia bisa menafkahi dirinya sendiri saat masa pemulihan. Hmm….udah masuk RS gratis, obatnya gratis, eh keluarnya dikasih duit pula

Ilmu Bedah

Tak diragukan lagi, ilmu bedah masa Islam sudah sangat maju sehingga banyak yang masih digunakan hingga saat ini. Salah satunya adalah anestesi. Ibnu Sina memperkenalkan berbagai bahan yang telah dimanfaatkan sebagai anestesi, seperti morfin, opium, belladonna, mandragora, hemlock, dan biji lettuce. Ia juga memberi peringatan keras untuk jangan pernah menggunakan bahan-bahan ini dengan serampangan karena memiliki efek racun. Untuk anestesi, telah ada teknik mencelupkan spons dengan zat anestesi. Pasien menghirup dalam-dalam spons ini sebelum melalui operasi.

Abu al-Qasim Khalaf Ibn Abbas Al-Zahrawi (930-1013 A.D.), atau yang dikenal di Barat sebagai Abulcasis, Bucasis, atau Alzahravius, merupakan salah satu bapak ilmu bedah dalam sejarah Islam. Dalam bukunya Al Tasrif, ia menjelaskan hemofilia pertama kali dalam sejarah. Buku ini juga memuat deskripsi dan ilustrasi 200 alat bedah yang kebanyakan ia ciptakan dan sampai kini dipakai, seperti gergaji tulang. Di dalam buku ini Al Zahrawi menekankan pentingnya pemahaman anatomi untuk melaksanakan pembedahan. Ia memperkenalkan prosedur tambal gigi yang saat itu dari tulang sapi. Zahrawi juga memperkenalkan penggunaan cotton untuk mengontrol pendarahan, untuk pembalut patah tulang, dan dalam kedokteran gigi.

Zahrawi juga memperkenalkan posisi lithotomi untuk operasi vaginal, trakeotomi, dan operasi penghilangan batu ginjal. Deskripsinya mengenai varicose veins stripping, bahkan setelah 10 abad berlalu, tetap dianggap sebagai pembedahan modern. Di bidang bedah tulang ia memperkenalkan apa yang kini disebut Metode Kocher untuk mereduksi dislokasi bahu dan patelektomi, 1000 tahun sebelum Brooke memperkenalkan ulang prosedur ini tahun 1937. Ibnu Sina juga mendeskripsikan metode pembedahan tumor yang masih berlaku hingga kini. Seorang ahli bedah tak dikenal dari Shiraz merupakan salah satu orang pertama yang melakukan operasi kolostomi pertama (pembuatan anus artifisial dari lubang perut). Berbagai prosedur pembedahan operasi oleh Al Zahrawi masih digunakan hingga saat ini.

Bahkan Ibnu Sina telah menemukan anatomi peredaran darah dan fungsinya, 600 tahun lebih sebelum William Harvey.

Kalau Anda mempelajari pencernaan makanan saat SD, Al Ash’ath telah melakukan percobaan untuk mendemonstrasikan cara kerja organ pencernaan dan peristaltiknya. Abu Shal Al-Masihi menjelaskan bahwa absorpsi makanan bekerja lebih lama di usus daripada lambung. Ibnu Zuhr juga telah menciptakan lambung tiruan yang bekerja identik seperti cara kerja lambung asli untuk beberapa penelitiannya.

Walau operasi katarak telah umum pada masa Islam, namun tidak sembarang orang boleh mempraktekkan. Hanya dokter spesialis bedah boleh mengoperasi mata. Ibnu Sina telah menjelaskan banyak dan jenis otot pada bola mata serta fungsinya masing-masing dalam masterpiece-nya Canon of Medicine.

kemajuan ilmu kedokteran islam

kemajuan ilmu kedokteran islam

Salah satu terobosan Islam terbesar dalam operasi mata adalah ekstraksi katarak yang dilakukan Ammar bin Ali. Ia memperkenalkan cara penyuntikan jarum kosong ke dalam slerotik kemudian mengekstraksi lensa mata dengan penghisapan. Metode ini baru ditemukan kembali di Eropa tahun 1900-an.

Farmasi dan Obat-Obatan

Teknik-teknik seperti destilasi, liquefaksi, kristalisasi, purifikasi, kondensasi, evaporasi, filtrasi, oksidisasi, kalsinasi, dll telah banyak digunakan dalam lab-lab wilayah Islam, termasuk untuk memproduksi obat-obatan. Kebanyakan teknik ini ditemukan Jabir Ibn Hayyan, sedangkan destilasi dikembangkan oleh Ibnu Sina. Menjamurnya apotek membuat Departemen Muhtasib membuat tim Quality Control untuk mengawasi kelayakan produksi mereka, termasuk ancaman hukuman berat untuk siapapun yang memalsukan obat.

Seorang ahli farmasi, Hunain bin Ishaq dalam bukunya Al Masail, menjelaskan metode untuk mengkonfirmasi efektivitas obat dengan cara mengujikannya kepada manusia. Ia juga menekankan pentingnya prognosis dan diagnosis untuk pengobatan lebih efektif.

Farmasi menjadi ilmu independen, terpisah dari kedokteran dan kimia biasa. Sejak masa Khalifah Al Ma’mun dan Al Mu’tasim, para farmasis dan apoteker harus menjalani ujian praktek tersendiri untuk dapat memperoleh izin praktek.

Bahkan vaksinasi sebenarnya bukan temuan Jenner atau Pasteur. Praktik vaksinasi telah umum di dunia Islam pada anak-anak balita dan diperkenalkan ke Eropa oleh istri duta besar Perancis di Istanbul tahun 1726. Vaksin yang telah umum dilakukan di dunia Islam 50 tahun sebelum Eropa saat itu adalah cacar dan cacar air.

Karena ini, banyak istilah kimia memiliki nama berasal dari bahasa Arab : sirup, alkali, alkohol, asam sulfat, asam nitrat, aldehid, alembic, elixir, dll. Bahkan telah ditemukan pemflavor alami yang dibuat dari air mawar, orange blossom water, kulit jeruk, tragacanth, dll.

Walau bangsa Mesir Kuno dan Romawi telah menggunakan bahan-bahan untuk mewangikan rambut dan tubuh, namun ahli kimia Islam telah mengkombinasikan natrium hidroksida atau pelarut lain dengan minyak tumbuhan dan bahan-bahan aromatik pewangi menjadi shampo dan sabun. Alasannya sederhana – karena agama Islam menyukai keindahan dan kebersihan. Saat perang salib, mudah bagi pasukan muslim mendeteksi pasukan Eropa : mereka tidak pernah mandi atau keramas, sehingga baunya minta ampun :D . Ketika wabah penyakit kulit melanda Eropa, Ar Razi (?) memformulasikan sabun sulfur setelah ia menemukan sulfur bersifat antimikroba.

Shampo diperkenalkan di Eropa oleh seorang pengusaha muslim yang membuka salon spa di Brighton, Inggris, tahun 1759 dengan nama Mahomed’s Indian Vapour Baths. Sejumlah kaum elitis, termasuk Raja George IV dan William IV merupakan pelanggan setia dari salon/spa ini.


Psikiatri dan Mind and Body

Ibnu Sina dan Ar Razi adalah dua dokter yang paling percaya kalau pikiran manusia mempengaruhi keadaan hidupnya, termasuk kondisi tubuhnya. Berdasarkan hal ini, efek placebo telah ditemukan (walau kurang tahu apakah placebo sudah benar-benar digunakan saat itu).

Saat umat-umat agama lain masih menganggap sakit jiwa itu adalah akibat setan atau hukuman Tuhan, para dokter Islam telah membuat garis batas logika yang jelas tentang diagnosa penyakit jiwa.

Salah satu pasien Ibnu Sina diceritakan menderita sakit parah. Setelah dicek, ternyata pria pasien ini depresi karena jatuh cinta dengan gadis tetangga

Sebagai kepala rumah sakit, Ar-Razi pernah mencatat kejadian konyol dalam salah satu jurnalnya di RS. Jadi, ada seorang pasien wanita yang menderita arthritis di lututnya sampai berjalan saja sulit. Tapi suatu saat, di RS semua dokter wanita pada full sehingga seorang dokter pria akhirnya disuruh menangani dia. Tentu saja untuk memeriksa arthritis di lututnya, wanita ini harus menyingkap rok panjangnya sampai sebatas lutut. Nah, wanita ini begitu malu auratnya disingkap sehingga ia menendang-nendang selama pemeriksaan. Anehnya, pasien wanita ini malah jadi sembuh dari arthritisnya. Menurut Ar Razi, rasa malu wanita ini yang justru membuatnya sembuh.

Cerita aneh lain, saat itu gubernur setempat sakit arthritis di lututnya. Diobati segala macam, gubernur ini tidak sembuh-sembuh. Ar Razi menemukan bahwa mental negative thinking gubernur ini yang sebenarnya membuat tubuhnya tidak merespon obat. Akhirnya suatu saat, Ar Razi mengeluarkan ide gila. Ia menyuruh gubernur untuk berendam air panas di bathup. Ketika enak-enak berendam, tiba-tiba Ar Razi masuk kamar mandi dan mengancam dengan pisau kalau ia akan membunuh gubernur. Ketakutan setengah mati, gubernur langsung loncat dari bathup dan lari ketakutan hingga tanpa ia sadari, arthritisnya sembuh.

(Note : Jangan coba ini di rumah ya!!!!!!!!)


Sumber : Theeas
Read More

Sunday, 13 April 2014

Hubungan Freemason dengan The Knight Templar


Oleh : Toto Tasmara



"Dan sesungguhnya iblis telah dapat membuktikan kebenaran sangkaannya terhadap mereka, lalu mereka mengikutinya kecuali sebagian orang-orang yang beriman." (Q.S Saba : 20)

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa freemason atau freemasonry merupakan organisasi rahasia dari Iluminasi. Dan karena sifatnya yang rahasia, maka sedikit sekali informasi yang secara faktual dapat diperoleh pihak luar.Tentang definisi freemason itu sendiri terdapat berbagai pendapat. Namun, disepakati bahwa freemason merupakan gerakan rahasia untuk memenangkan cita-cita Yahudi dengan identitasnya yang anti-Kristus dan menentang dominasi Gereja Roma Katolik serta agama-agama yang dianggap menghalangi cita-cita "dunia baru".

Tujuan utama para mason adalah melindungi Yahudi dan ajarannya, dan mengembangkan paham ajaran naturalis dan nihilis yang dikemas dalam bentuk paham matrialis-rasional, seperti unitarian dan universalist, kemanusiaan, dan kebebasan.Menurut mereka, freemason mengajarkan kebebasan dalam arti yang sebenarnya. Manusia harus bebas dari segala dogma agama. Mereka tidak boleh menjadi budak dari paham-paham yang tidak masuk akal dan tanpa bukti empiris. Untuk itu, mereka yakin bahwa manusia unggul (uber mensch), sebagaimana yang dicita-citakan Friedrich W Nietzsche harus diwujudkan. Manusia lemah yang diperbudak oleh agama harus disingkirkan. Di dunia ini hanya ada satu tipe bangsa yang unggul, yaitu mereka yang mau menerima ajaran freemason. Ajaran falsafahnya adalah kesamaan hak, kesetaraan derajat dengan semboyan kebebasan, persamaan, dan persaudaraan.

Berdirinya organisasi ini sudah sangat lama, walaupun nama sebelumnya tidak memakai nama freemason. Beberapa kalangan mengakui bahwa freemason sudah didirikan sejak tahun 43 Masehi oleh Raja Herod (King Herod Agrippa) bersama-sama dengan delapan pendeta Yahudi. Dari catatan kuno, terdapat fakta bahwa gerakan ini mulai muncul di permukaan sebagai penentang ajaran Kristus yang berada di tengah-tengah masyarakat, kemudian dibubarkan oleh sebuah ordo kerajaan gereja, sesuai lembaran Dekrit Gereja no. XXXVI vol. 25-Concillium Avenionense; pada tahun 1326. Untuk sementara, setelah De Molay sebagai anggota freemason tingkat "grand master" dibakar hidup-hidup oleh gereja, freemason menghilang dan muncul kembali tiga ratus tahun kemudian, yaitu pada tanggal 16 Oktober 1646 di Inggris.

l. The Knight Templar (Ksatria Templar)

Freemason sebagai organisasi rahasia, agama, sekaligus ideologi, tidak dapat dipisahkan dari The Knight Templar (Ksatria Templar). Ksatria Templar atau The Knight Templar adalah legiun pasukan perang, intelijen, pengawal kepercayaan raja yang ikut serta secara aktif menjadi pasukan Perang Salib (The Crusader), terutama mendampingi panglima Aliansi Kerajaan Kristen Eropa melawan para mujahidin Salahudin yang legendaris.Para ksatria ini sangat disiplin, seperti tentara khusus. Mereka mencukur rambutnya, tetapi membiarkan jenggotnya tumbuh subur --sesuatu yang berbeda dengan laki-laki pada umumnya yang justru senang dengan mode tanpa kumis dan jenggot. Mereka disumpah untuk menegakkan prinsip-prinsip ksatria, patuh, dan bertujuan untuk raja dan gereja.

"Ksatria Templar telah disumpah untuk hidup sederhana, kesucian, dan pengabdian. Mereka diwajibkan untuk mencukur seluruh rambutnya dan membiarkan jenggotnya tumbuh subur yang membedakannya dari kebanyakan kaum laki-laki pada saat itu, yang justru menampilkan wajahnya yang kelimis."(The Knight Templars were sworn to poverty, chastity, and obedience. They were obliged to cut their hair but forbidden to cut their beards, thus distinguishing themselves in an age when most men were clean shaven --Michael Baigent hlm. 63).

Setelah Perang Salib berakhir, para Ksatria Templar kembali ke Eropa dan menjadi rentenir, bahkan memegang kunci keuangan kerajaan. Pengalaman pengelolaan keuangan tersebut diperolehnya, selama mereka ikut bertempur membantu dan mendampingi Raja Richard si Hati Singa (Richard Coeur de Lion atau Richard The Lion Heart) melawan para mujahidin Islam. Pada saat itu, mereka menyaksikan kemajuan manajemen keuangan serta perkembangan ilmu pengetahuan umat Islam. Belajar dari umat Islam tersebut, para Ksatria Templar menjadikan kota Paris sebagai pusat lalu lintas keuangan. Mereka pun dikenal sebagai ahli dalam bidang penukaran uang (money changer) sebagai cikal bakal dunia perbankan, mereka mendirikan Usury sebuah sistem simpan-pinjam uang dengan bunga tinggi atau riba'iyah; mungkin dari sini pula munculnya istilah treasury. Bahkan, alat tukar berupa cek (cheque), sebagaimana dikenal kita dewasa ini berasal dari penemuan umat Islam yang dikembangkan mereka.

"Para Templar dikenal sebagai ahli bidang penukaran uang dan pencetus perbankan, dan menjadikan Paris sebagai pusat lalu lintas keuangan Eropa. Ini kemungkinan munculnya cek (cheque), yang digunakan hingga saat ini, yang ditemukan oleh pemerintah (Islam)."

(The Templar thus became the primary money-changers of the age, and the Paris preceptory became the centre of European finance. It is even probably that the cheque, as and use it today, was invented by the order --Michael Baigent, hlm. 67).

Dengan dukungan Raja Bernard dari Clairvaux --raja yang sekaligus dianggap sebagai perpanjangan tangan Paus dan juru bicara gereja (Christendom) --para ksatria semakin leluasa melebarkan kegiatan usaha finansialnya tersebut. Bahkan, mereka bertambah berkibar setelah berhasil pula mengembangkan ilmu pengetahuan dan budaya baru sebagai hasil kontak dengan umat Islam dan Yahudi di Yerusalem. Sehingga untuk pertama kalinya mereka mengenal sabun, minyak wangi, karpet, dan sebagainya. Di bidang ilmu pengetahuan, mereka mengenal racikan obat secara kimiawi, ilmu perbintangan, matematik, dan sebagainya. Bahkan, mereka tidak hanya bergerak dalam usaha keuangan, tetapi juga mengembangkan pola pikirnya. Melalui hubungannya yang dipelihara secara simpatik dengan orang-orang Islam dan Yahudi, mereka menjadi pusat pengembangan berbagai gagasan pemikiran baru, berbagai dimensi baru di bidang ilmu pengetahuan.

Karena kepiawaian mereka di dalam mengelola keuangan dan perbankan tersebut, kesejahteraan serta kehidupan mereka semakin meningkat, bahkan mampu menguasai beberapa sektor penting kerajaan karena kekuatan finansial mereka. Hal ini menyebabkan kecemburuan raja dan Paus yang melihat jaringan kekuasaan para ksatria (veteran) Perang Salib dianggapnya dapat mengancam wibawa raja dan gereja.Paus dan raja mulai merasa terganggu serta dicarikannya dalih bahwa kegiatan para Templar tersebut sebagai "rentenir" yang membahayakan rakyat. Lintah darat yang harus dibasmi. Akibatnya, para Ksatria Templar membuat semacam pertemuan rahasia yang disebut dengan Lodgez 22 untuk merencanakan tindakannya menghadapi ancaman gereja dan raja tersebut. Di satu sisi, pertemuan rahasia ini menjadi alasan bagi Raja Phillip untuk menangkap para Ksatria Templar tersebut, apalagi pada saat itu Phillip sedang dalam kesulitan keuangan yang merasa dibatasi oleh gerakan rahasia Templar. Tanggal 13 Oktober 1307, seluruh veteran tentara salib yang disebut sebagai Ksatria Templar berhasil ditangkap, disiksa, dan dibakar di lapangan kerajaan. Dan pada tanggal 19 Maret 1314, pimpinan tertinggi (grand master) KsatriaTemplar, yaitu Jacques de Molay ditangkap dan dibakar di hadapan rakyat. Pada saat De Molay akan dibakar, dia mengutuk Raja Phillip dan Paus (pada watu itu Paus Clement) bahwa keduanya akan mati mengikuti dirinya pada tahun yang sama. Ternyata, kutukan de Molay menjadi kenyataan. Clement mati sebulan setelah pembakaran de Molay, sedangkan Phillip IV mati enam bulan setelah peristiwa pembakaran pimpinan tertinggi Templar tersebut. Karena kutukan tersebut terbukti, Jaques de Molay dianggap sebagai pahlawan agung yang penuh dengan misteri di kalangan anggota freemason. Tata cara ritual, disiplin, serta kerahasiaan para KsatriaTemplar menjadi aspirasi para anggota freemason modern saat ini.

Sejak itu, para ksatria melakukan gerakan sangat rahasia dan berlangsung secara turun-menurun, mewariskan semangat "tradisi kepahlawanan" dengan berbagai tata cara ritual, tangguh, dan berdisiplin, sebagaimana layaknya jiwa seorang ksatria."

Para sejarawan merasa yakin bahwa inilah pangkal muasal berdirinya dan berkembangnya gerakan freemason, terutama freemason Scottish Rite yang didirikan oleh Charles Redclyffe pada tahun 1725 dan berpusat di Paris."(It is probable that "Scottish Rite" freemason was originally promulgated, if not indeed devised, by Charles Redclyffe. In any case Redclyffe, in 1725, is said to have founded the first Masonic Lodge on the continent in Paris --Baigent, hlm. 140).

Dengan demikian, tampaklah dengan sangat jelas bahwa gerakan freemason merupakan gerakan rahasia yang lahir dari sejarah perjuangan melawan semua agama. Walaupun pada awalnya membantu para prajurit Kristen untuk melawan para mujahidin Islam di bawah pimpinan Salahudin al Ayyubi, ternyata dalam perkembangannya justru berbalik melawan dominasi kerajaan dan Gereja Roma Katolik yang dianggapnya sebagai tirani. Hal ini terjadi sejak kekuasaan gereja merasa disaingi oleh perkembangan The Knight Templar yang mampu menguasai seluruh aspek keuangan melalui pendirian lembaga Usury, lembaga yang meminjamkan uang dengan sistem bunga .


2. Agama The Knight Templar

Para sejarawan masih memperdebatkan agama The Knight Templar tersebut. Walaupun mereka ikut berjuang membela kepentingan Christendom bersama-sama dengan Raja Richard si Hati Singa, tetapi agama atau lebih tepat kepercayaan mereka masih diragukan. Terlebih diperoleh catatan tentang pengakuan seorang kstaria yang berkata:"Kalian telah mempercayai yang salah, sebab dia (Kristus) hanyalah nabi palsu. Berimanlah hanya kepada Tuhan di surga dan bukan kepada dia (Kristus). Jangan beriman kepada seorang yang bernama Yesus, yang disalib orang Yahudi di Outremer (tanah yang menghadap ke laut atau Yerusalem). Dia bukan Tuhan dan tidak akan menyelamatkan kamu."(You believe wrongly, because he (Christ) is indeed a false prophet. Believe only in God in heaven, and not in him. Do not believe that the man Jesus whom the Jews crucifzed in Outremer is God and that he can save you --Baigent, hlm. 83).

Sikap yang bermusuhan dari kerajaan dan gereja Kristen kepada Ksatria Templar, bahkan sejak de Molay yang merupakan anggota tingkat "grand master" atau pimpinan tertinggi mereka dibakar hidup-hidup, pihak ksatria semakin menampakkan wujud aslinya yang anti-agama, utamanya agama Kristen, mereka pun semakin anti-Kristen.Para Ksatria Templar tersebut beragama secara mistik, bahkan menyembah setan yang mereka anggap merupakan dewa penolong dan yang akan melahirkan kekuatan serta kemakmuran. Pokoknya, mereka memutarbalikkan segala ajaran serta norma-norma yang berlaku, serta menafsirkan Alkitab menurut semangat mistik (occultisme).Salah satu dewa sesembahan mereka disebut Baphomet yang penampakkan atau gambarannya dihubungkan dengan dongeng serta pengaruh dari Kitab Perjanjian Baru Kitab Wahyu 12-13, di mana akan datang binatang dengan tanda-tanda tertentu yang akan membebaskan manusia dari segala tirani dan dogma agama Dalam perkembangan-nya, freemason menjadikan simbol-simbol setan sebagai bagian dari ritus mereka.

Banyak orang menafsirkan Baphomet sebagai pengaruh dari Perang Salib. Di mana para Ksatria Templar merasa kagum dengan ajaran Nabi Muhammad, kemudian menjadikan nama "Muhammad" sebagai nama dari sesembahan mereka. Sehingga kata Baphomet merupakan nama yang terinspirasi dan Mohamet atau Abufzhamet yang artinya "bapak kebijaksanaan". Mereka merasa yakin dengan alasan terebut, dikarenakan nama Baphomet baru dikenal setelah Perang Salib.

Pernyataan para sejarawan tersebut patut diragukan mengingat nama Baphomet sudah lama dikenal; dalam bahasa Yunani berarti 'kebijaksanaan'. Pengertian Baphomet yang dihubungkan berasal dari Mohamet atau Abufihamet merupakan cara berpikir yang melecehkan kesucian Nabi Muhammad saw, sebuah rencana dan konspirasi orang-orang yang mendiskreditkan kesucian Rasulullah.(Despite the claim of certain older historian. It seems clear that Baphomet was not a corruption of the name Muhammed . On the other hand, it might have been a corruption of the Arabic abufihamet pronounced in Moorish Spanish as bufihimat. This means "Father of Understanding" or "'The father of Wisdom" and "father" in Arabic is also taken to imply "source" --Baigent, hlm. 67).

Alasan menghubungkan Baphomet dengan Mohamet tidak dapat dibuktikan secara ilmiah historis. Penafsiran spekulatif dihubungkan pula dengan rasa benci, dendam, tetapi juga kagum terhadap kaum muslimin di bawah pimpinan Salahuddin al Ayyubi yang menunjukkan sikap ksatria, tangguh, dan tidak terkalahkan, sehingga mereka menyangka bahwa Nabi Muhammad itu adalah dewa kekuatan yang disembah umat Islam. Tentara Templar itu melihat para tentara Islam di bawah Salahuddin al Ayyubi yang membawa panji dan bendera yang berlambangkan bulan bintang, kemudian menyangka bahwa panji-panji itu, beserta Nabi Muhammad merupakan dewa-dewa kemenangan umat Islam. Kemudian setelah kembali ke tanah air mereka, dibuatlah rekayasa sesembahan mereka yang baru dengan menciptakan gambaran bapak dewa Muhammad yang disebut "Abu Muhammad", atau "Abufuhamet" yang kemudian menjadi Baphomet. Lambang Baphomet menunjukkan anti Islam dengan cara membelah bulan, di sebelah kiri atas dibuatkan gambar bulan yang benderang sedangkan di sebelah kanan bawah adalah lambang bulan yang gelap, seakan-akan sebuah simbol untuk menghancurkan "bulan bintang" sebagai lambang Islam, yang semula benderang diantara bintang-bintang untuk dihancurkan sehingga tidak lagi berbinar dan jatuh ke bumi.Kita tidak ingin mengulas lebih mendalam tentang makna Baphomet sebagai sesembahan agama kaum Templar tersebut, karena jelas di dalam nuansa batinnya terdapat rasa benci, dendam, dan kagum yang bercampur-baur akibat kekesalan mereka melihat kenyataan kekalahan prajurit pilihannya oleh Umat Islam yang sederhana dan berasal dari gurun pasir, yang mereka anggap tidak mempunyai pengetahuan berperang, serta primitif. Akan tetapi, kenyataannya mereka sangat tangguh, bahkan mempunyai sistem administrasi yang jauh lebih modern dari yang mereka perkirakan, termasuk sistem pengelolaan anggaran dan keuangan yang mereka tiru dalam bentuk perbankan (Usury).

Apa pun ulasan para sejarawan itu, yang pasti Baphomet merupakan berhala yang merepresentasikan semangat setan, karena sebagaimana banyak tulisan dan dokumen bahwa freemason menganut ajaran setan dan berkembang sampai saat ini dengan organisasi serta pola pemikirannya yang disebut freethinker (para pemikir bebas nilai).

Nama God (Tuhan) seringkali diasosiasikan dengan nama goat (kambing) yang sekaligus dijadikan sebagai lambang penyembahan atau berhala. Atau merepresentasi-kan scape goatism (teori mencari kambing hitam), sesuai dengan teori konspirasi dalam gerakan rahasia mereka.
Anton Szandor La Vey, pendiri Satanic Worship (1966) dan pengarang The Satanic Bible menyebutkan:"Simbol Baphomet dipakai oleh The Knight Templar untuk mewakili ajaran setan. Melalui periode waktu yang berabad-abad lamanya, simbol-simbol tersebut ditafsirkan dengan berbagai nama, misalnya: dewa Kambing Mendes, Kambing Hitam, Kambing Judas, dan sebagainya."

(The symbol of Baphomet was used by The Knight Templar to represent satan. Through the ages this symbol has been called by different names. Among these are: the Goat of Mendes, The Black Goat, The Judas Goat, and perhaps most appropiately The Scapegoat --La Vey, The Satanic Bible, hlm. 45).

Dari penelitian yang saksama, dapat disimpulkan bahwa agama freemason merupakan bentuk dari sinkretisme, paganisme yang disesuaikan, juga ajaran yang bertumpu pada kebebasan berpikir Universalisme, unitarianisme, sekularisme yang menjadikan manusia benar-benar manusia apabila terbebas dari dogma agama dan tirani kekuasaan.Lambang-lambang keagamaan mereka diselubungkan dengan memakai tanda salib terbalik sebagai bentuk perlawanan terhadap kaum Kristen yang mempercayai Yesus sebagai Kristus. Karena bagi mereka, Yesus adalah nabi palsu dan sekaligus memanipulasi keluhuran nama Kristus yang sebenarnya. Mereka mengakui dirinya sebagai anti-Kristus.

Dalam abad modern ini, mereka mendakwahkan keyakinannya secara lebih rasional dan memanfaatkan berbagai sarana komunikasi, dengan sasaran utamanya para pemuda dan tokoh masyarakat sebagai juru bicaranya. Tujuan yang mulai dikampanyekan antara lain: universalisme, humanisme, dan unitarianisme.

Secara garis besar, patut diketahui ajarannya tersebut menyelusup ke berbagai pranata kehidupan dengan menanamkan paham yang secara politis dan sosial ingin mengubah pola pikir manusia menjadi makhluk yang bebas dari segala dogma dan tirani.Pemikiran ini dikembangkan lebih modern oleh organisasi freemason adalah gerakan kemanusiaan baru, membebaskan dari keimanan buta yang dianggapnya sebagai perbudakan dan penjara kebebasan berpikir, khususnya perlawanannya terhadap dominasi gereja Katolik dan tirani lainnya yang tidak demokratis.

Nama freemason sebagai organisasi modern, diduga secara resmi mulai dipakai pada tahun 1673 dengan jumlah anggota rahasianya 27 orang. Sejak itu, mereka mengkaitkan nama lodge --yang dapat diartikan sebagai tempat pertemuan para anggota atau penginapan untuk pembicaraan yang sangat rahasia. Dokumen rahasia yang ditemukan dan dapat dipercaya tentang eksistensi gerakan rahasia freemason adalah "The Grand Lodge of the Modern", baru diperoleh secara pasti pada tanggal 24 Juni 1717 di Inggris. Sejak itu, gerakannya semakin pesat setelah Duke of Sussex menjadi anggota pada tingkatan "grand master" dan melepaskan segala atribut keterkaitannya dengan gereja Kristen, sekaligus memberikan aspirasi tentang paham freemason yang bersifat universalis. Sebagaimana tingkatan Iluminasi, keanggotaan freemason dibagi dalam tiga tingkatan, yaitu: Apprentice, Fellowcraft, dan Master Mason --atau disebut juga "grand master atau grand lodge". Setiap tingkatan harus mengikuti berbagai program, yaitu: indoktrinasi, sumpah keanggotaan, dan ritus tertentu yang biasanya memakan waktu dua tahun.

Keanggotaannya sangat selektif dan hanya orang-orang yang dianggap sebagai the good men (orang hebat) yang paling pantas untuk menjadi anggota rahasia mereka.Pada saat ini, perkembangan freemason sudah merambah ke seluruh pelosok dunia. Pusat kegiatannya, di samping beberapa kota besar di Amerika, misalnya New York, juga di Eropa yang berpusat di Jenewa, Paris, dan London. Tahun 1968, cendekiawan dan industriwan dari Italia, Dr. Aurelio Peccei (1908-1984) dan Alexander King mendirikan The Club of Rome (Perkumpulan Roma) yang merupakan salah satu organisasi terkemuka dan bergengsi dari konspirasi pemikiran Iluminasi, sebagaimana dikatakan oleh William Coper:"Kelompok Roma merupakan barisan terdepan Iluminasi (The Club of Rome is a front for the Illuminati)."

"Para anggotanya terdiri dari kelompok ilmuwan, pakar ekonomi, pengusaha, tokoh pemerintahan yang masih aktif, maupun pensiunan yang mewakili lima benua yang benar-benar mempunyai perhatian terhadap masa depan dunia global."

(With a group of scientist, economist, businessmen, international civil servant, heads of state, and former of state from five continents but with similar concerns for the global future --Trevor W. Mc Keown).

Tanggal 28 Februari 1997, Presiden Soka Gakkai International telah diangkat sebagai anggota kehormatan (honorary member) Perkumpulan Roma, yang saat itu diketuai Dr Diez HochleitnerHal ini membuktikan kepercayaan para anggota mason terhadap Jepang walaupun bukan orang Yahudi (goyim), mengingat Jepang mempunyai jaringan ekonomi dan industri yang mendunia. Soka Gakkai itu sendiri merupakan yayasan agama Budha yang mempunyai paham yang sama dengan Iluminasi, yaitu menciptakan nilai-nilai kemanusiaan yang baru, bersifat universal dan berlandaskan kasih sayang. SokaGakkai artinya kelompok kreatif penuh inovasi.

Pada tahun 1973, dibentuk poros kegiatan disentralisasi di "tiga kutub koordinasi" yang disebut dengan Threelateral Commission yang terdiri dari Amerika Utara (Kanada dan Amerika Serikat), Uni Eropa, dan Jepang dengan anggotanya berjumlah 330 yang terdiri atas negarawan, politisi, ilmuwan, dan para tokoh internasional. Tahun 1995, seluruh anggotanya mengadakan pertemuan besar di Copenhagen; tahun 1996 di Vancouver dan tahun 1997 di Tokyo. Setiap pertemuan digelar berbagai makalah dan mengambil tema aktual, misalnya pada tahun 1994 membahas reformasi di Rusia. Kemudian pada tahun 1995, membahas masalah pengamanan energi dalam kaitannya dengan globalisasi serta pasar angkatan kerja dan implikasinya. Tahun 1997, konferensi besar diselenggarakan di Tokyo dengan fokus pembahasan pada masa depan Asia Pasifik.Kelompok ini mempunyai tiga kantor regional yang permanen, yaitu di New York, Tokyo, dan Paris. Untuk Jepang dipimpin oleh Yotaro Kabayoshi (top eksekutif pada Fuji Xerox Co. Ltd.), sedangkan Amerika Utara dipimpin oleh Paul A. Volcker (top eksekutif J.D. Wolfenshon Inc. yang berkantor di New York). Ketiga kelompok tersebut berada dalam pengawasan Iluminasi dan organisasi mason (tingkat grand lodge) dan mempunyai semangat yang sama dengan mengaku sebagai "pemerintahan rahasia" (the secret government), yang mampu memberikan tekanan dan arah kepada negara-negara di daerah pengawasan mereka.Walaupun ada beberapa pimpinan organisasi yang bukan Yahudi (goyim), pimpinan lingkaran dalam Iluminasi dan freemason harus tetap dijabat oleh seorang Yahudi dan harus tetap mempunyai semangat organisasi Yahudi, mengingat terbentuknya Iluminasi dan freemason hanyalah bungkus lain untuk memenangkan zionis menuju "ordo dunia baru".Rabbi Isaac Wise (1819-1900) mengatakan:"Freemason adalah organisasi Yahudi dari A sampai Z dari mulai sejarahnya, persyaratannya, tingkatannya, derajat, sandi rahasianya, dan seluruh tata cara upacaranya adalah berjiwa Yahudi."(Freemason is a Jewish organization from A to Z, its history, its requirements, its ranks, its degree, its passwords or secret words, all its descriptions, except a secondary single degree and a few words in the oaths passage, are Jewish --David Musa Peacock, Satanic Voice, hlm. 194).Nama gerakan rahasia zionis freemason untuk pertama kalinya dikukuhkan secara formal pada kongres freemason di London tahun 1717 yang diketuai Anderson. Sebagaimana cikal-bakal kelahirannya, yaitu The KnightTemplar dan sesuai dengan jenjang derajat anggota Iluminasi yang telah ada, di dalam kongres ini pun ditetapkan jenjang kepangkatan atau lebih tepatnya tingkatan anggotanya yang terdiri dari :

a. Tingkat Blue Lodge

b. Tingkat Kerajaan (Royal Arch Masonry)

c. Tingkat Ksatria (The Masonic Knight Templar)


a. Tingkat Blue Lodge
Sebelum memasuki dan dilantik menjadi anggota pada tingkat Blue Lodge, para calon anggota yang disebut sebagai aspiran (pemberi aspirasi) harus mengenal dan menghayati terlebih dahulu seluruh makna dari simbol-simbol. Dan untuk menghilangkan kecurigaan, organisasi tingkat pertama ini terbuka untuk umum, termasuk non-Yahudi (goyim). Para aspiran tidak ikut campur dalam persoalan agama, sebagaimana organisasi sosial yang ada. Mereka pun bergerak dalam bidang yang bersifat universal atau umum, misalnya: pendidikan, sosial, kesatuan umat manusia, perdamaian di muka bumi, memberantas kemiskinan, dan kebodohan.Para aspiran yang lulus memasuki tingkat Blue Lodge adalah mereka yang telah dijamin memiliki kepatuhan dan disiplin tinggi, dan dibagi dalam tiga tingkat yaitu, sebagai berikut :

(1) Tingkat Pemula (Entered Apprentice).

(2) Tingkat Persaudaraan (Fellowcraft).

(3) Tingkat Pimpinan (Master Mason).

Para anggota Blue Lodge dapat mencapai tingkatan lebih tinggi dengan cara melalui dua jalur, yaitu The Scotish Rite dan The York Rite. Dalam fase ini, para anggota akan mendapatkan indoktrinasi serta penghayatan mendalam terhadap sejarah The Knight Templar.Di samping itu, mereka harus menunjukkan keinginannya yang kuat serta mempunyai ikatan emosional terhadap organisasi. Setiap anggota dalam freemason ditandai pula dengan berbagai simbol angka tingkatan. Mulai dari tingkat empat, tujuh, delapan belas sampai tingkat di atas tiga puluhan. Setiap kenaikan tingkat diberikan upacara ritual tersendiri. Mereka akan dibaptis oleh saudaranya pada tingkatan yang lebih tinggi yang biasanya diberikan kepada tingkat delapan belas yang berhak membaptis. Bila selesai dibaptis, mereka berhak mendapatkan medali "salib bunga mawar", sedangkan yang duduk pada tingkatan tersebut diberi predikat "penunggang kuda yang bijak". Selanjutnya dapat menjadi kepala perkumpulan freemason secara simbolis. Mereka dapat terus mencapai jenjang lebih tinggi sampai pada tingkatan tiga puluh tiga (33rd degree) melalui berbagai prestasi dan pemberkatan. Demikian seterusnya, sehingga mereka mencapai predikat "guru yang agung" yang biasanya diduduki oleh tingkatan sembilan puluh atau disebut dengan julukan mumfis.

Mereka yang sudah berada dalam tingkatan ini dapat membentuk berbagai organisasi dan setiap organisasi yang tersebar di seluruh dunia ini memakai kode nomor internasional, misalnya Izis no. 367, Ben Gurion 443, dan sebagainya.


b. Tingkat Kerajaan (Royal Arch Masonry)
Royal Arch didirikan secara resmi dan terbuka pada tahun 1797 di Amerika. Dan hanya para anggota yang sudah menduduki tingkatan ke-33 atau "Master Mason" dapat menjadi anggota kerajaan dan orang nonYahudi (goyim) dapat menjadi anggota, tetapi jarang menjadi pimpinan. Diantara mereka tidak dapat saling mengenal atau berhubungan secara lebih mendalam, kecuali atas rekomendasi dari pimpinannya masing-masing yang disebut sebagai "teman sejawat yang agung". Pada tingkat ini anggota dibagi dalam tiga tingkatan yaitu, sebagai berikut.

(1) Mark Master

(2) Past Master

(3) Most Excellent Master

Persyaratan keanggotaan freemason kerajaan sangat ketat. Mereka harus mempunyai profesi atau ekspertis tertentu, dan bersifat unik, misalnya: presiden atau pimpinan pemerintahan, Ilmuwan, dan sebagainya.


c. Tingkat Ksatria (The Masonic Knight Templar)
Puncak keanggotaan berada di dalam lingkaran dalam yang disebut dengan alam semesta. Merekalah yang berhak menetapkan berbagai kebijakan, perintah-perintah, serta konsep gerakan secara global. Dalam organisasi ini pula pola pemikiran, rencana, dan falsafah digariskan sebagai satu program (blue print) yang harus dilaksanakan sesuai dengan jenjang organisasinya. Pada tingkat ini, mereka berhak menyandang gelar "grand master" yang dibagi dalam tiga tingkatan, sebagai berikut :

(1) Tingkat The Royal Master

(2) Tingkat The Selected Master

(3) Tingkat The Super Excellent Master

Semangat pemikiran dan filsafat freemason yang ingin mengubah dunia menjadi satu tatanan dunia baru yang bersifat universal: satu agama, satu pemerintahan, dan satu warga dunia dengan tema-temanya yang aktual dan memikat serta didukung oleh dana; media massa, dan kekuasan para anggotanya yang menjabat jabatan puncak menyebabkan seluruh jaringan kehidupan umat manusia berada dalam pengawasannya, sebagaimana lambang "mata" yang dengan tajam mengawasi kehidupan dari atas piramida, seperti tercantum pada lambang uang satu dolar Amerika. Pada tingkatan ini, disebut pula sebagai "grand master" dan berhak menjadi ketua dari sindikat


3. Agama Freemason
Sebagaimana ajaran induknya yaitu Iluminasi, gerakan freemason menyatakan dirinya sebagai organisasi sosial yang sangat peduli dengan kemanusiaan, kemerdekaan, dan masa depan umat manusia. Freemason tidak dapat dikelompokkan sebagai agama Kristen, bahkan secara terselubung, mereka justru menentang agama Kristen, utamanya yang mempercayai Yesus sebagai Kristus. Freemason mempunyai kepercayaan terhadap Tuhan dengan penafsirannya sendiri, sebagaimana dikatakan oleh Cherabum:"Mason mengingkari Kristus, karena mereka mempunyai Tuhan yang lain. Freemason merujuk pada kehidupan Raja Sulaiman yang berbalik menjadi kafir dengan menyembah Dewa Baal dan Asytoret, sebagaimana tertulis dalam Perjanjian Lama yaitu: 1 Raja-Raja 11: 10-11."Bentuk ritual mereka dikenal pertama kali dalam ritual Royal Arch Mason, dimana dalam ritual tersebut ditanamkan keyakinan atas Jahbulon yang merupakan bentuk sinkretisme atau gabungan seluruh ajaran agama dan kepercayaan di muka bumi yang merupakan salah satu ajaran Jehovah.Walau demikian, tidak semua anggota freemason bergabung di dalam Saksi Jehovah yang merupakan substitusi dari agama Yahudi. Dari cara mereka menafsirkan berbagai ayat di dalam Bibel; keyakinan yang mewarnainya adalah okultisme, mistik, dan seringkali mendekati kepada ramalan-ramalan yang erat kaitannya dengan tahayul (supertition). Beberapa dari kelompok perkumpulan (lodge) freemason, bahkan mengganti Yesus dengan Hiram Abiff: seorang suci yang dikenal dalam kebudayaan Yahudi sebelum Yesus mengajarkan Kristen.

Sedangkan bentuk Trinitas, sebagaimana dikenal di kalangan Kristen Katolik --Tuhan Bapak, Tuhan Anak, dan Roh Kudus-- diganti dengan Trinitas yang lain, yaitu Hiram, Raja Tirus, dan Hiram Abiff yang melambangkan kebijaksanaan-kekuatan dan keindahan. Bentuk ritual mereka sangat sarat dengan mistik, kuburannya dibuat dalam bentuk piramida melambangkan menara Babil, serta misteri dari dunia yang harus dijelajahi dan dikuasai oleh anggota (brother) freemason. Hal itu sesuai dengan salah satu ungkapan dalam lambang organisasi mereka, yaitu vitriol, "Visita interiora terrae rectificando invenies occultum lapidem," yang artinya "Jelajahilah keindahan interior bumi, lakukanlah berbagai reformasi/perbaikan, niscaya kamu akan menemukan rahasia batu tersebut."Tata cara serta keyakinan mistik (bid'ah) freemason sejauh perkembangannya terkait erat dengan keyakinan kaum Yahudi Kristen (Yudeo Christiant) di masa lampau, khususnya pada saat Kaisar Konstantin memerintah dimana kepercayaan terhadap "dewa matahari" menjadi simbol pemersatu. Walaupun Konstantin tidak menjadikan agama Kristen sebagai agama negara, tetapi menjadikan dirinya --yang beragama Paganisme: penyembah matahari-- sebagai kepala segala kepercayaan termasuk Yahudi dan Kristen. Bahkan, perayaan kelahiran Yesus yang semula diperingati setiap 6 Januari, disesuaikan dengan kelahiran "dewa matahari" (natalis invictus), yaitu tanggal 25 Desember.

Dalam kekuasaan Konstantin yang menjadi kepala negara dan agama tersebut, kedua agama dipersatukan dalam sebuah keyakinan baru yang disebut dengan sol invictus (dewa matahari atau the invicible sun). Selama hidupnya, Konstantin tetap penyembah matahari. Selama pemerintahannya, disebut pula sebagai "dewa matahari sang penakluk" atau kekuasaan matahari, sehingga kata sol invictus menjadi lambang di mana-mana termasuk bendera dan mata uangnya.

(Constantine, all his life, acted as its chief priest. Indeed his reign was called a "sun emperorship" and "sol invictus" figured everywhere including the imperial banners and the coinage of the realm --Michael Baigent, 1983).

Setelah kemenangannya mengalahkan Maxentius di Milvian, Konstantin semakin berjaya dan mengukuhkan cita-citanya untuk membangun the sun imperium untuk menyatukan dunia: satu pemerintahan, satu agama, dan satu kewarganegaraan. Dan mengukuhkannya dalam satu kata magis yang disebut: in hoc signo vives (dengan tanda ini kamu akan menang). Cita-cita serta ritual Paganisme Konstantin telah menjadikan salah satu aspirasi bagi Iluminasi.


4. Presiden Amerika
Pada umumnya presiden Amerika adalah anggota freemason, seakan-akan sulit seorang calon presiden untuk berhasil menduduki jabatan puncaknya, kecuali harus menjadi anggota freemason terlebih dahulu. Presiden Amerika yang terbunuh seringkali terkait dengan sebuah organisasi rahasia, kemudian menjadi misteri dan pembunuhnya tidak pernah terungkap secara tuntas (dark case). Sebab itu, disimpulkan bahwa Abraham Lincoln dan John E Kennedy dibunuh karena ia bukan anggota freemason.
Presiden Amerika yang menjadi anggota freemason antara lain, sebagai berikut:

Nama; Tanggal; No. Lodge; Tempat
George Washington; 04-11-1752, Fredircksburg; Lodge no 4; Virginia
James Monroe; 09-11-1775, Williamsburg; Lodge no.6; Virginia
Andrew Jackson; Harmony; Lodge No.1; Tennessee
James Knox Polk; 04-09-1820, Columbia; Lodge no.31; Tennessee
James Buchanan; 24-01-1817; Lodge no.43; Penn sylvania
Andrew Johnson; Greenville; Lodge no.119; Tennessee
James A. Garfield; 22-11-1864, Columbus; Lodge no.20; Ohio
William McKinley; 03-04-1865, Hiram; Lodge no.21; Virginia
Theodore Rosevelt; 24-04-1901, Metinecock; Lodge no.806; Oyster Bay
William H. Taft; 18-02-1909, Kilwining; Lodge no.356; Ohio
Warren G. Harding; 13-08-1920, Marion; Lodge no.70; Ohio
Harry S. Truman; 09-02-1909, Belton; Lodge no.450
Gerald Ford; 18-0501951, Columbia; Lodge no.3

freemason di wilayah Tyrlan Lodge, Springfield, Illinois. Akan tetapi, karena alasan yang menurut para anggota freemason tidak masuk akal, dan sampai pada batas tertentu tidak diserahkannya formulir pendaftaran serta kesediaannya untuk mengikuti ritual mason sebagai pengukuhan keanggotaannya, maka Abraham Lincoln mati secara tragis pada 17 April 1865.

Ronald Reagen pada tanggal 11 Februari 1988 telah diangkat sebagai anggota The Imperial Council of the Shrine --Grand Lodge Washington DC, dan berhak menyandang Honorary Scottish Rite Mason.

George Bush diduga pula sebagai anggota mason dengan asumsi bahwa pada saat dia mengambil sumpah sebagai presiden memakai Bibel yang sama, sebagaimana dilakukan oleh presiden Amerika anggota mason seperti: George Washington, Dwight D. Eisenhower, Jimmy Carter, dan yang lainnya. The Masonic Bible adalah kitab kepunyaan St. John Lodge di New York yang secara ritual dipakai untuk mengiringi sumpah para anggota freemason.

5. Friedrich Wilhelm Nietzsche
Pola pemikiran Adam Weishaupt yang merindukan satu ordo dunia yang bebas dari segala dogma agama dan tirani gereja telah mempengaruhi dan dikembangkan oleh seorang pemikir jenius Friedrich Wilhelm Nietzsche yang lahir 15 Oktober 1844 di Rocken, Jerman. Pada usia yang sangat muda, ia telah mengajar di bidang filologi di Universitas Bazel.

Friedrich Wilhelm Nietzsche adalah anggota freemason (grand master tingkat ke-33) yang pemikirannya banyak memberikan warna kepada organisasi tersebut, misalnya pemikiran yang besar adalah dengan tindakan yang besar (the greatest thought are the greatest action). Dia merupakan sosok pemikir yang radikal. Menyerang arti demokrasi yang dianut umat manusia. Baginya demokrasi adalah sebuah metode pemikiran bodoh dari manusia.

Karena demokrasi masih mengakui berbagai perbedaan yang menyebabkan konflik serta pertarungan yang tidak pernah selesai. Dalam pemikirannya itu, Friedrich Wilhelm Nietzsche banyak dipengaruhi, oleh Von Bismarck, Spencer, dan Darwin. Dalam bukunya Ecce Homo, dia memberikan solusi bahwa dunia hanya akan sampai dengan perang. Hanya manusia yang unggul yang berhak menguasai dunia. Manusia yang dikategorikan "budak" harus disisihkan. Itulah sebabnya, manusia unggul yang dicita-citakannya (uber mensch) adalah manusia yang mempunyai kekuatan, kecerdasan, dan kebanggaan, serta berani mengambil risiko. Bahkan, cinta dengan risiko (l'amour de risque).

Pemikirannya sarat dengan "kerinduan" terhadap kekuatan, sebagaimana mewarnai buku-bukunya yaitu: Thus Spake Zarathustra;The Will to Power; On the Geneacology of Morals.Hidup menatap bahaya penuh risiko badai dan tantangan, rumus kehidupanku adalah amor fati --bukan sekadar tabah menanggung setiap penderitaan, akan tetapi mencintai penderitaan itu sendiri. Hiduplah selalu dalam bahaya. Karenanya bangunlah kotamu di dekat gunung Vesuvius. Jelajahi lautan dengan kapal kapalmu. Hiduplah dalam keadaan perang. (My Formula is amor fati-not only to bear up under every necessity, but to love it. Live dangeraously. Erect your cities beside Vesuvius. Send out your ships to unexplored seas. Live in a state of war)

Sebagaimana anggota freemason yang sangat anti-Kristus, demikian pula dengan cara berpikir Friedrich Wilhelm Nietzsche yang melecehkan keberadaan Tuhan, bahkan secara ekstrem dia memproklamasikan bahwa manusia adalah Tuhan itu sendiri, there is no God but man.Untuk apa mengikuti ajaran Tuhan yang telah mati.

Apakah mungkin manusia akan ditolong Tuhan, sedangkan Yesus yang dianggap sebagai anak Tuhan dibiarkan dengan teganya di penyaliban dan Bapaknya tidak mampu menolongnya. Bukankah ini suatu bukti bahwa manusia yang kuat mampu mengalahkan anak Tuhan? Dia berkata, "Mungkinkah demikian? Sedangkan orang suci yang berada di hutan belum mendengar berita bahwa Tuhan sudah mati.

Read More

Monday, 7 April 2014

Sejarah perkembangan ilmu pengetahuan islam


Perkembangan ilmu pengetahuan di masa bani Umayyah

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada masa Bani Umayyah pada umumnya berjalan seperti di zaman permulaan Islam, hanya pada perintisan dalam ilmu logika, yaitu filsafat dan ilmu eksata.[1]  Perkembangan ilmu pengetahuan pada masa ini masih berada pada tahap awal, yang merupakan masa inkubasi. Para pembesar Bani Umayyah kurang tertarikm pada ilmu pegetahuan kecuali Yazid bin Mua’wiyah dan Umar bin Abdul Aziz.  Ilmu yang berkembang di zaman Bani Umayyah adalah ilmu syari’ah, ilmu lisaniyah, dan ilmu tarikh. Selain itu berkembang pula ilmu qiraat, ilmu tafsir, ilmu hadis, ilmu nahwu, ilmu bumi, dan ilmu-ilmu yang disalin dari bahasa asing.[1]  Kota yang menjadi pusat kajian ilmu pengetahuan ini antra lain Damaskus, Kuffah, Makkah, Madinah, Mesir, Cordova, Granada, dan lain-lain, dengan masjid sebagai pusat pengajarannya, selain Madinah atau lembaga pendidikan yang ada.

Ilmu pengetahuan yang berkembang di zaman Daulah zaman Bani Umayyah dapat diuraikan sebagai berikut :


a.       Al Ulumus Syari’ah, yaitu ilmu-ilmu Agama Islam, seperti Fiqih, tafsir Al-Qur’an dan sebagainya.

b.      Al Ulumul Lisaniyah, yaitu ilmu-ilmu yang perlu untuk memastikan bacaan Al Qur’an, menafsirkan dan memahaminya.

c.       Tarikh, yang meliputi tarikh kaum muslimin dan segala perjuangannya, riwayat hidup pemimpin-pemimpin mereka, serta tarikh umum, yaitu tarikh bangsa-bangsa lain.

d.      Ilmu Qiraat, yaitu ilmu yang membahas tentang membaca Al Qur’an.  Pada masa ini termasyhurlah tujuh macam bacaan Al Qur’an yang terkenal dengan Qiraat Sab’ah yang kemudian ditetapkan menjadi dasar bacaan, yaitu cara bacaan yang dinisbahkan kepad acara membacayang dikemukakan oleh tujuh orang ahli qraat, yaitu Abdullah bin Katsir (w. 120 H), Ashim bin Abi Nujud (w. 127 H), Abdullah bin Amir Al Jashsahash (w. 118 H), Ali bin Hamzah Abu Hasan al Kisai (w. 189 H), Hamzah bin Habib Az-Zaiyat (w. 156 H), Abu Amr bin Al Ala (w. 155 H), dan Nafi bin Na’im (169 H).

e.       Ilmu Tafsir, yaitu ilmu yang membahas tentang undang-undang dalam menafsirkan Al Qur’an.  Pada masa ini muncul ahli Tafsir yang terkenal seperti Ibnu Abbas dari kalangan sahabat (w. 68 H), Mujahid (w. 104 H), dan Muhammad Al-Baqir bin Ali bin Ali bin Husain dari kalangan syi’ah

f.       Ilmu Hadis, yaitu ilmu yang ditujukan untuk menjelaskan riwayat dan sanad al-Hadis, karena banyak Hadis yang bukan berasal dari Rasulullah.  Diantara Muhaddis yang terkenal pada masa ini ialah Az Zuhry (w. 123 H), Ibnu Abi Malikah (w. 123 H), Al Auza’i Abdur Rahman bin Amr (w. 159 H), Hasan Basri (w. 110 H), dan As Sya’by (w. 104 H).

g.      Ilmu Nahwu, yaitu ilmu yang menjelaskan cara membaca suatu kalimat didalam berbagai posisinya.  Ilmu ini muncul setelah banyak bangsa-bangsa yang bukan Arab masuk Islam dan negeri-negeri mereka menjadi wilayah negara Islam.  Adapun penyusun ilmu Nahwu yang pertama dan membukukannya seperti halnya sekarang adalah Abu Aswad Ad Dualy (w. 69 H).  B=Beliau belajar dari Ali bin Abi Thalib, sehingga ada ahli sejarah yang mengatakan bahwa Ali bin Abi Thalib sebagai Bapaknya ilmu Nahwu.


h.      Ilmu Bumi (al- Jughrafia).  Ilmu ini muncul oleh karena adanya kebutuhan kaum muslimin pada saat itu, yaitu untuk keperluan menunaikan ibadah Haji, menuntut ilmu dan dakwah, seseorang agar tidak tersesat di perjalanan, perlu kepada ilmu yang memebahas tentang keadaan letak wilayah.  Ilmu ini pada zaman Bani Umayyah  baru dalam tahap merintis.


Perkembangan ilmu pengetahuan di masa bani Abbasiyah


Dinasti Abbasiyah merupakan salah satu dinasti Islam yang sangat peduli dalam upaya pengembangan ilmu pengetahuan. Upaya ini mendapat tanggapan yang sangat baik dari para ilmuwan. Sebab pemerintahan dinasti abbasiyah telah menyiapkan segalanya untuk kepentingan tersebut. Diantara fasilitas yang diberikan adalah pembangunan pusat-pusat riset dan terjemah seperti baitul hikmah, majelis munadzarah dan pusat-pusat study lainnya.
Bidang-bidang ilmu pengetahuan umum yang berkembang antara lain:
1.      Filsafat
Proses penerjemahan yang dilakukan umat Islam pada masa dinasti bani abbasiyah mengalami kemajuan cukup besar. Para penerjemah tidak hanya menerjemahkan ilmu pengetahuan dan peradaban bangsa-bangsa Yunani, Romawi, Persia, Syiuria tetapi juga mencoba mentransfernya ke dalam bentuk pemikiran. Diantara tokoh yang member andil dalam perkembangan ilmu dan filsafat Islam adalah: Al-Kindi, Abu Nasr al-Faraby, Ibnu Sina, Ibnu Bajjah, Ibnu Thufail, al-Ghazali dan Ibnu Rusyd.

2.      Ilmu Kalam
Menurut A. Hasimy lahirnya ilmu kalam karena dua factor: pertama, untuk membela Islam dengan bersenjatakan filsafat. Kedua, karena semua masalah termasuk masalah agama telah berkisar dari pola rasa kepada pola akal dan ilmu. Diantara tokoh ilmu kalam yaitu: wasil bin Atha’, Baqilani, Asy’ary, Ghazali, Sajastani dan lain-lain.
3.      Ilmu Kedokteran
Ilmu kedokteran merupakan salah satu ilmu yang mengalami perkembangan yang sangat pesat pada masa Bani Abbasiyah pada masa itu telan didirikan apotek pertama di dunia, dan juga telah didirikan sekolah farmasi. Tokoh-tokoh Islam yang terkenal dalam dunia kedokteran antara lain Al-Razi dan Ibnu Sina.
4.      Ilmu Kimia
Ilmu kimia juga termasuk salah satu ilmu pengetahuan yang dikembangkan oleh kaum muslimin. Dalam bidang ini mereka memperkenalkan eksperimen obyektif. Hal ini merupakan suatu perbaikan yang tegas dari cara spekulasi yang ragu-ragu dari Yunani. Mereka melakukan pemeriksaan dari gejala-gejala dan mengumpulkan kenyataan-kenyataan untuk membuat hipotesa dan untuk mencari kesimpulan-kesimpulan yang benar-benar berdasarkan ilmu pengetahuan diantara tokoh kimia yaitu: Jabir bin Hayyan.
5.      Ilmu Hisab
Diantara ilmu yang dikembangkan pada masa pemerintahan abbasiyah adalah ilmu hisab atau matematika. Ilmu ini berkembang karena kebutuhand asar pemerintahan untuk menentukan waktu yang tepat. Dalam setiap pembangunan semua sudut harus dihitung denga tepat, supaya tidak terdapat kesalahan dalam pembangunan gedung-gedung dan sebagainya. Tokohnya adalah Muhammad bin Musa al-Khawarizmi.
6.      Sejarah
Pada masa ini sejarah masih terfokus pada tokoh atau peristiwa tertentu, misalnya sejarah hidup nabi Muhammad. Ilmuwan dalam bidang ini adalah Muhammad bin Sa’ad, Muhammad bin Ishaq
7.      IlmuBumi
Ahli ilmu bumi pertama adalah Hisyam al-Kalbi, yang terkenal pada abad ke-9 M, khususnya dalam studynya mengenai bidang kawasan arab.
8.      Astronomi
Tokoh astronomi Islam pertama adalah Muhammad al-fazani dan dikenal sebagai pembuat astrolob atau alat yang pergunakan untuk mempelajari ilmu perbintangan pertama di kalangan muslim. Selain al-Fazani banyak ahli astronomi yang bermunculan diantaranya adalah muhammad bin Musa al-Khawarizmi al-Farghani al-Bathiani, al-biruni, Abdurrahman al-Sufi.[1][2]
Selain ilmu pengetahuan umum dinasti abbasiyah juga memperhatikan pengembangan ilmu pengetahuan keagamaan antara lain:
1.      Ilmu Hadis
Diantara tokoh yang terkenal di bidang ini adalah imam bukhari, hasil karyanya yaitu kitab al-Jami’ al-Shahih al-Bukhari. Imam muslim hasil karyanya yaitukitab al-Jami’ al-shahih al-muslim, ibnu majjah, abu daud, at-tirmidzi dan al-nasa’i.


2.      Ilmu Tafsir
Terdapat dua cara yang ditempuh oleh para mufassir dalam menafsirkan ayat-ayat al-Qur’an. Pertama, metode tafsir bil ma’tsur yaitu metode penafsiran oleh sekelompok mufassir dengan cara member penafsiran al-Qur’an dengan hadits dan penjelasan para sahabat. Kedua, metode tafsir bi al-ra’yi yaitu penafsiran al-Qur’an dengan menggunakan akal lebih banyak dari pada hadits. Diantara tokoh-tokoh mufassir adalah imam al-Thabary, al-sud’a muqatil bin Sulaiman.
3.      Ilmu Fiqih
Dalam bidang fiqih para fuqaha’ yang ada pada masa bani abbasiyah mampu menyusun kitab-kitab fiqih terkenal hingga saat ini misalnya, imam Abu Hanifah menyusun kitab musnad al-Imam al-a’dzam atau fiqih al-akbar, imam malik menyusun kitab al-muwatha’, imam syafi’I menyusun kitab al-Umm dan fiqih al-akbar fi al tauhid, imam ibnu hambal menyusun kitab al musnad ahmad bin hambal.
4.      Ilmu Tasawuf
Kecenderungan pemikiran yang bersifat filosofi menimbulkan gejolak pemikiran diantara umat islam, sehingga banyak diantara para pemikir muslim mencoba mencari bentuk gerakan lain seperti tasawuf. Tokoh sufi yang terkenal yaitu Imam al-Ghazali diantara karyanya dalam ilmu tasawuf adalah ihya ulum al-din.[2][3]
Read More